Minus 10 Derajat di Negeri Es
Hari Minggu kemaren nyoba jalan-jalan ke [Ancol][1], diajakin sama temen. Baru pertama kali itu saya ke Ancol, eh mungkin waktu SMP pernah, cuman gak inget apa-apa.
Ternyata enak juga ya cuman bayar Rp 3500 pake busway, sampe dengan nyaman langsung pintu masuk Ancol. Rutenya dari Slipi Jaya nyebrang naek bus 213 arah Sudirman, turun di halte busway Benhil (bisa juga turun di Karet atau Setiabudi). Dari sana naek busway ke halte transit Harmoni, trus disambung naek yang ke arah Senen.
Dari Senen baru deh naek yang ke Ancol. Dijamin gak nyasar, jangan malu tanya-tanya aja sama petugas busway-nya, baik-baik kok. Kalopun nyasar asal belom keluar halte, naek aja arah busway baliknya, Insya Alloh bisa balik lagi, tanpa bayar tiket lagi.
Ya udah, ceritanya udah nyampe Ancol dengan selamat, aman sentosa, murah meriah. Disana udah ada temen nunggu. Dari halte busway cuman jalan beberapa langkah buat sampai ke pintu masuk Ancol. Tiket masuknya Rp 10.000, sudah termasuk gratis bus shuttle antar wahana. Tapi kalau mau masuk ke wahana-wahananya ya bayar lagi. Untuk menuju IceWorld bisa naik bus shuttle L1 (atau L2 ya?), pokoknya ntar kondektur-nya teriak-teriak kok.
Jika rasa dingin sudah tak tertahankan lebih baik segera keluar, menikmati mentari dulu sampai suhu tubuh kita normal, baru masuk lagi. Bebas kok keluar masuk selagi cap pada tangan kita tidak luntur dan gelang tiketnya tidak hilang. Oh iya tiket masuk IceWorld ini Rp 50.000.
Wahana-wahana lain yang sempet dikunjungi diantarana teater 4D, keren banget deh, kita serasa berada di dalam film-nya. Tapi sempet takut waktu adegan ular gede mau nyaplok kita. Selain itu, nonton pertunjukan Singa Laut, Lumba-lumba dan Paus Putih.
Hmmm menarik juga ternyata ya Ancol itu.
Sekian laporan singkatnya. Sebenernya pengen ke SeaWorld juga, ada promo beli 1 gratis 1 juga. Tapi waktu kesana udah sore dan tutup T_T, lain kali mungkin.
Related Posts
Perlengkapan Camping Keluarga: Beli, Sewa, atau Pinjam?
Persiapan camping keluarga sering berakhir dengan daftar belanja yang panjang. Padahal, tidak semua barang perlu dimiliki sejak perjalanan pertama. Keputusan yang lebih berguna adalah membedakan barang yang dipakai berulang, barang besar yang sulit disimpan, dan perlengkapan yang hanya dibutuhkan pada kondisi tertentu.
Baca selengkapnyaPerlengkapan Outdoor Keluarga yang Benar-Benar Terpakai
Perlengkapan outdoor untuk liburan keluarga tidak perlu selalu banyak. Yang penting, setiap barang menjawab kebutuhan perjalanan: melindungi dari cuaca, menjaga anak tetap nyaman, membantu keluarga membawa bekal, atau memudahkan ketika rencana berubah di lapangan.
Baca selengkapnyaWisata Alam Cibayawak Batu Bangkong: Main Air di Sungai Alami Ciamis
Di Wisata Alam Cibayawak Batu Bangkong, kami menikmati cara sederhana untuk berlibur bersama keluarga: bermain air di sungai, mengapung dengan ban, lalu beristirahat sambil menyantap makanan di tepi aliran air.
Baca selengkapnya